“Ah, aku sudah tidak tahan lagi. Seolah, boleh aku masukkan punyaku juga?”
Mendengar perkataan Baekho, Seolah yang masih linglung mengangkat pandangannya. Apa yang baru saja dia katakan? Seolah berkedip, belum sepenuhnya memahami maksudnya, ketika tiba-tiba ia merasakan Baekho bergerak memasuki vaginanya, sementara penis Heukho sudah lebih dahulu berada di dalam dirinya.
“Hah?”
Dua jari dengan paksa merenggangkan lubangnya hingga terbuka lebar. Saat jari-jari itu masuk dan melebarkan lubangnya, cairan putih berbusa yang keluar akibat senggama intens tadi menetes dari celahnya. Baekho tersenyum polos, seolah apa yang dilakukannya adalah hal yang paling wajar di dunia.
“Lihat ini. Bisa meregang dengan baik.”
“Ah, tidak, aah! Jangan, kumohon jangan.”
“Tidak apa-apa. Sayang, aku juga akan memasukkannya.”
Baekho tersenyum cerah sambil mendorong penisnya ke dalam lubang yang telah ia renggangkan dengan jari-jarinya. Penis putih itu, bertumpu di atas penis hitam pekat, perlahan-lahan bergerak masuk sambil merenggangkan vaginanya hingga terbuka lebar.

Comment
What do you think?
🍷Dn